Nebeng Asyik Menembus Jalanan Jakarta

traffic-jam-688566_960_720

Setiap hari saya berpikir, kenapa sih Jakarta macet ? Padahal macetnya Jakarta sudah bukan rahasia lagi kok. Setiap hari juga, saya bisa menemukan titik kemacetan di banyak tempat yang berada di seluruh penjuru Jakarta. Entah sampai kapan semua kemacetan ini akan terurai. Saya berpikir kalau pertumbuhan angka kendaraan bermotor yang tidak berbanding dengan pertambahan ruas jalan di Jakarta, bisa jadi merupakan salah satu penyebabnya. Padahal, pemerintah terus melakukan pembenahan untuk menambah sarana angkutan umum yang nyaman untuk warga Jakarta. Ditambah lagi dengan adanya transportasi umum berbasis aplikasi yang kini sudah marak di Jakarta. Siapa coba hari gini yang tidak pernah menggunakan transportasi berbasis aplikasi ? Membeli makanan dan mengantarkan barang pun bisa dilakukan hanya dengan membuka smartphone.

Sudah tahu Grab dong ? Salah satu moda transportasi umum berbasis aplikasi yang saya gunakan sehari-hari dan juga dimanfaatkan oleh kantor sebagai alternatif kendaraan operasional yang memudahkan untuk mobilitas. Berbagai layanan sudah disediakan oleh Grab untuk mempermudah mobilitas barang dan jasa, tidak hanya di jalanan ibukota, tapi juga sudah mulai merambah beberapa daerah lain di luar Jakarta. Beberapa layanan Grab yang nyaris setiap hari saya gunakan sebagai alat transportasi adalah Grab Car dan Grab Bike. Alasannya karena harga yang relatif murah dan tentu saja ketersediaan driver yang banyak.

GrabHitch

Keberadaan Grab dirasakan sangat membantu banyak warga termasuk saya sendiri. Bayangkan, berapa banyak orang yang kini mendapatkan nafkah halal dengan menjadi driver Grab. Belum lagi warga seperti saya yang sering malas membawa kendaraan sendiri menuju kantor karena sudah pusing duluan menghadapi kemacetan ibukota atau saat sedang terburu-buru. Gara-gara sering naik Grab inilah, saya jadi tahu mengenai GrabHitch.

1493289294741

Ceritanya sih, saat sedang naik Grab menuju tempat meeting yang macet banget, Mas David sang driver memberitahu saya kalau Grab sekarang punya layanan GrabHitch dan semangat banget ngajakin saya untuk bergabung. Kata Mas David, registrasi sebagai driver GrabHitch sama sekali ngga ribet karena bisa dilakukan langsung dari aplikasi. Trus, kalau berdasarkan cerita Mas David sih, saya bisa mengambil kesimpulan kalau GrabHitch ini adalah layanan yang mengajak pengguna kendaraan motor untuk memanfaatkan kendaraan yang dimiliki untuk memboncengkan orang lain ke tempat tujuan mereka. Jadi, kalau biasanya kita naik motor pergi sendirian, sekarang kita bisa numpangin orang lain yang punya tujuan searah dengan kita dan dibayar. Lumayan dong buat nutupin ongkos bensin.

Ngga cuma nutupin uang bensin doang, dengan menjadi driver GrabHitch kita juga bisa membantu mengurangi angka kemacetan Jakarta. Kok bisa ? Kebayang ngga kalo ribuan pengguna kendaraan roda dua menjadi driver GrabHitch dan menumpangkan orang lain setiap hari ? Syukur-syukur kalau yang nebeng adalah orang-orang yang biasanya menggunakan mobil pribadi. Kan jadi berkurang banyak tuh jumlah kendaraan di jalanan Jakarta. Plus, masih ada bonus tambahan. Karena setiap hari kita boncengin orang yang berbeda, siapa tahu ada saja diantara orang-orang tersebut yang bisa jadi teman, jadi relasi atau syukur-syukur nih ternyata salah satunya adalah jodoh yang sekian lama sudah dirindukan. Mana tahu kan yah ?

Jadi kalau punya kendaraan roda dua dan berminat untuk join menjadi driver GrabHitch, buruan registrasi sekarang juga atau lihat infonya di https://bit.ly/GrabHitchID . Karena nebengin orang itu sama dengan berbagi dan berbagi itu selalu bikin happy. Selamat menikmati dan menemukan teman tebengan asyik di jalanan Jakarta.

Advertisements

Your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s