Food Talks: #IndraJajan – Mendadak Mampir ke Bakmi Kencana


— prologue —

Apa sih #IndraJajan ? Munculnya hashtag ini sih sebetulnya tidak disengaja dan muncul karena keisengan semata sewaktu mampir makan siang di sebuah kedai Chinese food Bakmi Kencana di daerah Mampang. Berawal dari keisengan, makan sambil nge-tweet lalu buat hashtag #IndraJajan ini, lama kelamaan muncul ide untuk “mematenkan” hashtag ini sebagai kegiatan wajib di akhir pekan untuk berwisata kuliner tapi dengan konsep jajan alias dengan budget yang tidak mahal tapi tetap bisa makan kenyang, enak, asik dan seru ! *nyengir*

Nah, mau tahu seperti apa cerita disetiap venue dan menu di #IndraJajan? Simak yuk, sambil ninggalin komen plus rekomendasi tempat makan mana lagi yang bisa saya kunjungi untuk #IndraJajan berikutnya !

— end —

Mendadak Mampir ke Bakmi Kencana

 

Bakmi Kencana menjadi tempat awal kemunculan ide #IndraJajan. Awalnya tidak berencana makan di sini. Tepatnya karena belum ada tujuan pasti ingin dimana.  Hari Sabtu siang (28/2), saya menyusuri jalanan mulai dari Buncit Raya hingga ke daerah Mampang dan memutuskan untuk berhenti di sini setelah melewatkan beberapa kedai makanan.

Bakmi Kencana menempati salah satu ruko di jajaran komplek pertokoan di Jalan Mampang Prapatan (lupa nomornya). Kedai ini terasa begitu kecil diapit counter telepon selular dan sebuah usaha penyewaan tenda. (semoga ga salah baca 😀 ).

Image

Kedainya sederhana dan malah cenderung kurang diperhatikan dari segi penataan interiornya. Terkesan asal saja dan kalau boleh saya bilang cenderung berantakan. Jadi, kalau teman – teman lain kali ke Bakmi Kenanga, jangan heran kalau banyak tumpukan krat diujung, atau sayur-sayuran yang diletakkan begitu saja di meja. Tapi jangan khawatir, kedai ini masih cukup nyaman kok untuk menikmati beragam menunya. 😀

Begitu masuk ke kedai ini, saya masih bingung memilih menu apa ya yang pas untuk makan di jam nanggung: sarapan nggak, makan siang juga masih lama. Setelah fast reading menu ( dan harga tentunya), saya memiliih Bakmi Ayam! Sayang, waktu itu saya telat ‘nggak memfoto Bakmi Ayam ini. Keburu habis saya makan ! *sigh*

Ya! Pesanan saya datang kurang dari 10 menit karena memang saat itu hanya saya pengunjung yang baru datang. (sebelum saya ada pasangan yang sudah memesan makanan).

Sesuai dengan namanya, dalam satu mangkok terdiri dari bakmi dan potongan daging ayam yang sudah diberi bumbu dan semangok kecil kuah bening. Rasanya pas! Tidak terlalu asin, tidak juga terlalu gurih ditambah rasa manis dari daging ayam cukup mendominasi bakmi ayam ini. Bukan sekedar manis kecap, tapi manis berbumubu khas Chinese food. Komposisi rasa yang diberikan semua pas di lidah.

Bakmi yang dipakai bukan bakmi kemasan bikinan pabrik tetapi memang asli home made, sehingga terasa beda sekali kekenyalan dan warna bakmi yang disajikan.

Image

(foto ilustrasi: bakmi ayam)

Disinilah kekhasan kedai sederhana Chinese food dimana yang memegang resep, dialah yang akan memasak. Keaslian rasa dan ketepatan bumbu sangat terjaga. Bakmi Kenanga ini (sepertinya) dikelola oleh sepasang suami istri yang sudah berumur (bisa jadi umurnya diatas 50 tahun), dimana Si Engkoh yang memasak pesanan dan Si Emak yang menerima pesanan dan pembayaran. Jadi tidak ada waiter di sini, juga siapkan uang tunai karena tidak ada mesin EDC. ( cash only )

Lalu, apakah kedai ini hanya menjual bakmi ayam saja? Tentunya tidak donk! Selain menjual bakmi dan teman – temannya (bihun dan kwetiau), kedai Bakmi Kencana juga menyediakan beragam Chinese food lainnya: nasi tim ayam, nasi goreng, aneka masakan ayam, aneka masakan ikan, dll.

Nah, mungkin ada yang menanyakan tentang halal atau tidaknya masakan di Bakmi Kencana ini. Di papan nama tertulis “Bakmi Kencana Chinese Food Halal” dan saya melihat sendiri pada saat itu datang seorang ibu berhijab memesan masakan disini dan ternyata ibu itu adalah langganan tetap Bakmi Kencana. Jadi, teman – teman jangan khawatir. Halal kok !

Bagaimana dengan harga? Harga semangkuk bakmi ayam yang saya pesan adalah Rp 15.000,- dan termasuk menu yang paling murah dibandingkan dengan menu – menu lainnya yang berkisar Rp 20.000 – Rp 50.000,- Kalau merasa harga satu porsi ini termasuk mahal tapi  teman – teman ingin mencicipi, boleh lho ajak teman. Siapa tahu menu – menu tersebut memang pas disantap berdua. Yah, kalau bingung cari teman makan, saya siap kok menjadi teman. 😀

Rasa penasaran akan bagaimana rasa menu – menu lain di Bakmi Kencana ini membuat saya ingin mampir lagi kemari suatu saaat. Nah, siapa yang mau jadi teman #IndraJajan Bakmi Kencana part 2 selanjutnya?

Coming up next on #IndraJajan : Aroma ‘Sangit’ Nan Menggoda Bakmi Djogja Mas Thok. 

– Yosodihardjo’s – 

Advertisements

Your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s